Yang menyebabkan seseorang tidak mampu mengikhlaskan mantan adalah kegagalan pikiran menyadari akan hukum keutuhan. Maksudnya, hanya mau mendapatkan, dan tidak mau melepaskan. Hanya mau bertemu dan terus bersama, dan menolak perpisahan, serta kesendirian. Padahal untuk hidup dibutuhkan keduanya.
Napas mengingatkan saya akan hukum keutuhan ini. Manusia hidup karena menarik napas, mendapatkan, lalu menghembuskan napas, melepaskan. Bisa bayangkan kalau manusia terus-terusan hanya menarik napas, mendapatkan? Manusia tidak akan bisa hidup kalau maunya hanya menarik napas, mendapatkan.
Jadi kalau memang berniat hidup dan ikhlas melepaskan mantan, saya butuh melatih pikiran menyadari bahwa diri ini tidak bisa melarikan diri dari hukum keutuhan.
Ada waktunya mendapatkan seseorang tercinta, ada waktunya ikhlas melepaskannya. Ketika pasangan hidup memiliki kelebihan, ia akan selalu disertai dengan kekurangan. Gembira selalu diikuti dengan sedih. Di mana ada puncak gunung, di situ ada jurang. Bahkan semakin tinggi gunung, maka jurangnya pun pasti semakin curam dan dalam.
Saya sepakat dengan kata Pramoedya Ananta Toer, “Seorang terpelajar harus sudah berbuat adil sejak dalam pikiran …”. Begitu pun, “Ikhlas melepaskan mantan harus sudah dilakukan sejak dalam pikiran …”

Advertisements

It Starts With Me Taking Responsibility

1486186794534_1440x810
If you want to do all that God has called you to do so that He gets the glory and you get the joy, then it starts with you taking responsibility for your life.
There comes a point in time when you have to man (or woman) up and take responsibility for your own life. That time is now. No more can you blame your parents, your teachers, or lack of opportunities, for who you are or who you are becoming. The Bible tells us that “we are more than conquerors” through Christ, which doesn’t leave much room for excuses  (Romans 8:37). Jesus said it, so we better believe it!
Too often people allow the past circumstances to determine the future outcome. The only power that your past has over your future is the power that you give it. God has a great plan for your future so quit making excuses as to why or how you can’t get there. Take responsibility for the person you are today and trust that God will provide you with all you need to become the person He is calling you to be. Jesus doesn’t agree with our excuses nor does He affirm us when we play the blame game. As He said to Paul, “My grace is sufficient for you, for my power is made perfect in weakness” (2 Corinthians 12:9). Your weaknesses are simply opportunities for Jesus to reveal His grace in your life.
 Do you recognize any situation, limitation, or person in your life who you’re blaming for how things have turned out for you? Instead, choose to take responsibility for your life and trust that Jesus will turn any weakness into a strength for His glory and for your joy.
“…I have not achieved it, but I focus on this one thing: Forgetting the past and looking forward to what lies ahead, I press on to reach the end of the race and receive the heavenly prize for which God, through Christ Jesus, is calling us” (Philippians 3:13-14).
Source: http://bible.com/r/GX

Ketika Berani Melangkah

Dalam hidup ini tidak ada yang abadi. Setuju kan?

Sama halnya juga dengan cinta, karir, persahabatan, dan berbagai hal dalam hidup. pasti ada saat dimana kita harus menutup satu babak dan memulai kembali di bab yang baru. Tidak gampang. Apalagi kalau bab sebelumnya begitu indah, begitu membekas dalam kenangan. Bedeeh.. mau pindah bab aja bisa sampai berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun.

prinsipnya sederhana. Berani melangkah. Kadang, kita lebih suka terpana dengan hal yg menurut kita sudah indah dimasa lalu. Bila sesuatu berakhir, haruskah dipaksakan untuk dipertahankan? Bila harus move on, kenapa masih harus menyiksa diri bertahan mempertahankan orang yang jelas-jelas meninggalkanmu?

Kepergian seseorang, berakhirnya sebuah mimpi, akhir dari sebuah karir, semua itu kadang digunakan kehidupan untuk membawa kita melompat dalam dimensi baru. Selalu ada kebahagiaan, kesuksesan, semua yang lebih indah daripada masa kini di depan sana. Tugas kita cuman 1: percaya & berani melangkah. Kadang Tuhan harus membungkus kado yang berharga dengan kertas kado yang kusam. Untuk melihat seberapa konsisten, bagaimana sikap kita dalam hidup ini.

Untuk aku pribadi, ada 1 kata yang selalu ngingetin aku untuk terus melangkah maju: all things work together for my good. Mau seburuk, sebaik, semenyebalkan, setraumatis apapun, semuanya itu dipakai Dia untuk membentukku dan membawaku kepada 1 kebaikan demi kebaikan yang lain. Jangan menyerah, teman!

 

Made For Life

187e8bf8-4c2c-46bd-b9cd-4ca5cd9bd232

I’ve heard that ships weren’t built to be housed in harbour. So look at yourself in the mirror and tell me you weren’t designed for adventure. I know it’s scary, but think about your passions and your desires and your longings. Weren’t you made to go just a little farther than your fear suggests? Living  a good story isn’t safe, but it’s meaningful. Face your fear, conquer it. And if it conquers you, show it how it didn’t end you. Get up and live another great story. One fine day, it will be your turn – believe me it will be your turn. You will leaves homes, cities and countries to pursue grander ambitions. You will leave friends, lovers and possibilities for the chance to roam the world and make deeper connections. You will defy your fear of change, hold your head high and do what you once thought was unthinkable: walk away. And it will be scary at first. But what I hope you’ll find in the end is that in leaving, you don’t just find love, adventure or freedom. More than anything, you find you.

Rudy: Kisah Masa Muda Sang Visioner

Processed with VSCO with k1 preset
Taken by@jenikaray

Kita harus janji, kita akan kembali ke tanah ini dengan ilmu yang cukup.

Kata-kata itu yang tertanam kuat dalam ingatan saya ketika selesai membaca buku ini. Buku dengan berjumlah 281 halaman ini seperti buku yang mengembalikan semangat saya untuk terus belajar di tanah rantau. Buku karya Gina S. Noer yang berjudul Rudy: Kisah Masa Muda Sang Visioner menceritakan kehidupan dari Rudy Habibie atau yang lebih kita kenal dengan B.J. Habibie.

Bagi para readers yang sudah nonton filmnya Habibie & Ainun, pasti deh akan merasa lebih lengkap juga dengan membaca buku ini.Saya suka banget buku ini karna ada berbagai foto dan catatan tentang kehidupan sang inspirator. Kata-katanya juga remarkable banget, bisa dijadikan pelajaran untuk para reader yang suka dengan buku-buku biografi, perjalanan atau yang bertemakan kehidupan. Dibandingkan dengan beberapa buku biografi yang pernah saya baca, buku ini tidak membuat saya bosan. gaya penulisannya juga apik, sehingga tidak yang baca juga tiddak merasa kaku untuk mengalir dalam buku tersebut.

Ada beberapa kalimat dalam buku ini yang aku suka banget dan akan saya sharekan beberapa untuk teman-teman dalam tulisan ini:

Namun, hidup terus berlanjut tak menunggu orang yang sedang ragu (Halm. 28)

Rasa khawatir orangtua itu layaknya hukum gravitasi di bumi. kekhawatiran itu adalah bentuk kewaspadaan yang terus ada agar kehidupan anak-anaknya dapat berjalan dengan baik, menjejak, nyata, dan bukan hanya dalam awang-awang (Halm. 30)

Baginya, ada yang lebih berani, nekat, dan gila dibandingkan Sang Visioner. Mereka adalah para pendamping hidup Sang Visioner. Mereka yang mau terus percaya dan bersama menantang dunia yang ragu pada cita-cita mereka. (Halm. 256)

Terdiri dari 3 babak, memberikan teman-teman untuk mendalami dan masuk lebih dalam dari kehidupan B.J. Habibie. Babak Pertama lebih menceritakan tentang masa kanak-kanak Rudy, Babak Kedua menceritakan tentang proses Rudy merantau sampai proses studinya di Jerman dan babak yang terakhir menceritakan tentang kehidupan Rudy bersama Ainun.

Bagi saya, semua orang hebat di dunia ini punya satu kesamaan: Mereka memiliki dan diperhadapkan dengan berbagai macam masalah. Yang membedakan mereka dengan orang biasa adalah satu: kemauan serta daya juang untuk bisa keluar menjadi juara dalam setiap permasalahan yang dihadapi. So, readers, kalau saat ini lagi hadapi banyak masalah.. ingat ini baik-baik: diri kita sendiri yang nentuin apakah kita mau jadi juara atau cuman jadi “biasa-biasa saja”.

Sikap Rudy yang melihat hinaan, permasalahan dan ejekan sebagai tantangan juga mengajarkan kita bahwa setiap hal yang buruk dapat berubah menjadi bahan bumbu penyemangat kita. Dalam buku ini teman-teman bisa lihat betapa seringnya Rudy diremehkan bahkan kadang dianggap hanya sebagai pemimpi. Namun, dengan konsistensinya Rudy bisa merubah hal itu menjadi decak kagum bahkan mengharumkan nama Indonesia.

Untuk point tentang jodoh (Waktu Rudy dan Ainun bertemu), saya percaya bahwa jodoh itu sudah diatur oleh Sang Kuasa. kadang merekaada di sekeliling kita namun dibutuhkan waktu dan proses untuk melihat bahwa mereka adalah jodoh kita.Hal yang saya suka dari Rudy adalah dia tetap fokus dan konsisten dengan apa yang dipercayakan kepadanya (studi dan organisasi). Jodoh akan datang. Bila teman-teman sudah siap untuk mempersilahkannya masuk dalam kehidupanmu.

Buku ini bisa teman-teman dapatkan secara hard paper maupun soft paper. Jeni sendiri belinya dari google bookstore, jadi bisa dibawa kemana-mana dan dibaca dengan berbagai posisi (walau kalau gadgetnya low batt yah pasrah aja :D).

Informasi tambahan, bagi teman-teman yang belum tahu tentang sosok penulis buku ini, bisa langsung intip web pribadinya di http://www.ginasnoer.com. Gina. S. Noer ini adalah penulis skenario untuk beberapa film layar lebar. Salah satunya adalah Perempuan Berkalung Sorban, Ayat-Ayat Cinta dan Habibie & Ainun. Mbak Gina juga adalah salah satu pendiri dari Wahana Cerita Indonesia (sindikasi penulis skenario dan pengembangan cerita). So, tidak salah kalau waktu teman-teman baca buku ini, kata-katanya “ngalir” banget.

Dear Future Me

CSC_0299-2

Dear Future Me, 

I hope that today you are the person you always set out to be. I hope you accomplished everything that they said you could never do. How many lives do you change in a day? Do you speak out for what is right, or sit there regretting your silence? I hope you are what I’m not. I hope you speak out with such a voice that everyone around you can hear it even when you aren’t speaking. I want you to have power in the way you speak- giving light into someone’s world filled with darkness. I hope you live as if you are the only one capable of making a difference, and embracing that ability in the best way possible. You don’t need to have your name written in the text of a history book, but you need to live to make your words give life to the ones who thought they didn’t deserve one. When you read this letter, I hope you are somewhere where all of you previous goals can be made accomplishments.

I hope you still remember your past, and pass on your story to those who need to hear it most- to show them that they are not alone. I hope you achieved that brighter, happier life you used to daydream about when you were younger. I hope all of your dreams became your reality, and I hope that eventually your nightmares dissolved into the depths of your past- never haunting you again. I hope that you one day took off the mask that hid the truth. That you broke down the barriers you built, and learned to trust someone- really trust them- somewhere along your journey. I hope that you look in the mirror with a small, true smile and be proud of what you see. I hope that you learned to break through the surface of the water drowning you- anxiety.

I hope that you now see the world from a whole new perspective, and learned to enjoy the sun more than the rain.. Most of all, I hope you learned to speak. To speak in such a voice that must be heard; a voice that embroiders your words onto a heart that needed them most. I hope you are happy, and teach ones who are like the old you to be happy as well. I hope that today you are the person you always set out to be.

Sincerely,
Your Past